Oleh : Karsilahayat
Catatan 27 Mei 2019
Tak terasa, sudah banyak narasi yang ku rangkai untuk mewakili rindu yang kian membara.
Logika liarku berusaha memaknai berbagai narasi milik ku dan ternyata derasnya hujan di akhir mei kembali menyapa rindu.
Tuan.. !
Pada akhirnya hujan di akhir mei ini membuat ku berusaha memaknai riandu yang kian bersemayang dengan berbagai ilusi yang tak menentu.!!
Butiran-butiran kristal yang berhamburan seakan memberi pesan bahwa bumi pun merindu.
Hawa sejuk menemani suasana yang tak lagi menentu lantas aku kembali melihat senyummu memberi isyrat yang berbeda ketika hujan kembali redah.
Tuan.!!
Kau tahu??
Ingat ku, kau pernah berjanji pada ku di pekan lalu tepatnya di batas persampingan jalan itu, tapi nyatanya semua hanyalah fatamorgana.
Hujan di Akhir mei memang memberi kesejukan pada tubuh tapi tidak dengan hati..!!
Sebab, tergambar pada air hujan yang mengalir tampak terlihat jelas bahwa Tuan memang akan pergi bersamaan dengan air hujan yang mengalir.
Tapi ingat dan berjanjilah Tuan,bahwa kau akan kembali hingga kesejukan pada saat turunya hujan tidak hanya di rasakan oleh tubuh melainkan juga dengan hati.
Ingat Tuan..
Hujan di akhir mei memang memberi kesejukan pada tubuh tapi tidak dengan hati.!!
Bersambung.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar